Sebuah pesan cinta dari Depok,

untuk wanita tercantik di seluruh Alam Semesta

ketuk amplopnya untuk membuka

dari Abiy Riskifa, dengan seluruh hatinya

10 · 10 · 2002 — hari bintang paling terang lahir

Selamat Ulang Tahun Cintaku, Ainy Anisnawati Dua Puluh Empat

Selamat bertambah umur di negeri seberang, istriku.
Pesan ini menempuh 5.000 km lebih jauh dari pelukanku — tapi tetap dekat direlung hati ku.

menuju harimu, menurut langit Jepang

–hari
–jam
–menit
–detik

turuni halaman ini perlahan —
sebab setiap babnya kubuat untukmu

Untuk wanita tercinta, Ainy Anisnawati

Sayang, hari ini kamu bertambah umur di negeri yang jaraknya ribuan kilometer dariku. Maaf, karna aku tidak bisa mengetuk pintu kamarmu, tidak bisa menggandengmu makan di tempat favoritmu, tidak bisa memelukmu paling erat justru di hari istimewamu. Jadi kubuatkan ini — kado yang bisa sampai sejauh apa pun aku darimu.

Terima kasih sudah lahir ke dunia pada 10 Oktober 2002. Terima kasih sudah tumbuh menjadi perempuan sekuat, sehalus, dan setabah dirimu. Dan dari sekian miliar manusia di dunia ini — terima kasih karna memilih mencintaiku.

Mas sadar, bahwa jarak yang membentang ini tidak ringan. Ada malam-malam yang kita tutup dengan “ya udah, tidur dulu ya” padahal sama-sama tidak ingin menutup panggilan. Ada sinyal yang putus di tengah cerita, ada rindu yang terlalu besar untuk disampaikan lewat bahasa mana pun. Tapi cintaku, sejak 8 Desember 2025, setiap hari aku memilih kamu — dan setiap hari sejak 13 Mei 2026, hari dimana sayang berangkat, mas semakin yakin: sejauh apa pun, rumahku tetap kamu.

Tetap semangat ya sayang, simpan cerita-ceritamu untukku. Dua tahun sejak keberangkatanmu, insyaAllah mas tidak lagi sekadar mengucapkannya lewat surat, melainkan langsung menggenggam erat tanganmu, dan Bismillah kita sama-sama menuju ke pelaminan, dan semua mimpi di halaman ini kita ganti menjadi alamat rumah kita.

Selamat ulang tahun ke-24, cintaku. Sehat selalu di sana. Dan jangan lupa senyum hari ini — sebab senyummu, sejauh apa pun, selalu sampai kepadaku.

— Abiy Riskifa

dari Depok - Indonesia, untukmu di Chiba - Jepang · 10 Oktober 2026

Bab Satu

Sebelum Aku Mengenalmu

Gadis kecil ini belum tahu — bahwa di sebuah kota bernama Depok, seseorang sedang tumbuh diam-diam menuju dirinya.

Foto Ainy masa kecil
Potret gadis kecil yang kelak kupanggil sayang
Foto Ainy masa kecil
Kecil-kecil sudah secantik ini
Foto Ainy masa kecil
Dari album keluarga — calon keluargaku

Bab Dua

Lalu Hari Itu Datang

Sejak 8 Desember 2025, aku dan kamu resmi menjadi kita. Dan momen-momen ini adalah halaman-halamannya.

Bab Tiga

Senyummu

Kalau ditanya potret favoritku sepanjang masa — selalu, dan hanya, yang ini.

Senyum Ainy
Senyum yang jadi alasan aku bertahan sejauh ini — dan sejauh apa pun nanti, tetap ini yang akan kupulang.

Bab Empat

Layar Kecil, Cinta Besar

Ratusan panggilan, ribuan jam. Layar enam inci kita pakai untuk memuat segenap rindu dua negara.

Tangkapan layar video call
23.41 — “jangan tidur duluan, sayang”
Tangkapan layar video call
Layar kecil, rindu sebesar ini
Tangkapan layar video call
“di sana gimana kabarnya?” — setiap hari
Tangkapan layar video call
Wanita tercantik mas
Tangkapan layar video call
“udah makan belum?” — wajib kita
Tangkapan layar video call
Dua negara, satu layar
Tangkapan layar video call
Imutnya Gadis ku
Tangkapan layar video call
Dengar napasmu sampai terlelap
Tangkapan layar video call
Pengobat rindu dari bentangan jarak
Tangkapan layar video call
Panggilan berikutnya, aku tunggu

Bab Lima

13 Mei 2026

Hari kamu membawa hatiku naik pesawat. Jepang boleh memanggil namamu setiap pagi — tapi kau tetap pulang ke aku.

Foto hari keberangkatan
Hari itu — 13 Mei 2026
Foto hari keberangkatan
Kamu bawa hatiku ikut terbang
DEPOK rumah aku — dan hatimu JEPANG rumahmu sementara ± 5.000 km · 1 benang emas

Kadang aku membayangkan benang emas ini sungguh ada —
ujungnya di jarimu, ujung satunya di jariku.

Bab Enam

Yang Paling Berharga

Harta bukan barang. Harta adalah wajah-wajah ini — yang tidak bisa ditabung, hanya bisa dirawat.

Bab Tujuh

Mimpi Keluargaku — Kamu Ada di Dalamnya

Foto-foto ini bukan tempat wisata. Ini mimpi keluargaku, dan di setiap sudutnya aku menulis namamu.

8 Des 2025 kita dimulai
13 Mei 2026 kamu berangkat — 5.000 km, hati tetap satu

Penutup

Tiup Lilinnya, Sayang

Kueku tidak sebagus kue Jepang — tapi lilinnya sama-sama berjumlah tahunmu. Ketuk setiap api untuk meniupnya.

dan menghitung terus,

kita sudah bersama selama

0hari

…dan aku masih memilihmu di hari ke-1 ini, besok, dan seterusnya.

Abiy Riskifa

Depok ⇄ Jepang · 10.10 · dengan sepenuh hati

dibuat sepenuh hati oleh Abiy Riskifa — html, css, dan cinta